Banjir di Sarolangun Mulai Surut, Polisi Bantu Bersih-bersih Masjid Desa

Jumat 28-02-2025,16:55 WIB
Reporter : Risza S Bassar
Editor : Risza S Bassar

SAROLANGUN, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Setelah Kabupaten mengalami banjir hingga lebih dari 1 meter, kini air mulai surut. 

Banjir di Sarolangun mulai surut, hari Jumat tanggal 28 Februari 2025 pagi. Bencana ini menyisakan lumpur dan sampah yang terbawa oleh banjir.

Di Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, lumpur juga masih banyak tersisa, salah satunya di Masjid Jami' Desa Pulau Pandan, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun.

Melihat kondisi ini, polisi pun ikut membantu bersih-bersih. Personel Bhabinkamtibmas Polsek Limun ikut gotong royong membersihkan masjid.

BACA JUGA:Pemkot Jambi Resmi Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1446 H, Begini Rinciannya!

BACA JUGA:Banjir Landa Kabupaten Sarolangun, Polsek Limun Ikut Terendam, Kapolres Sarolangun Cek Titik Banjir

Terlihat juga, beberapa personel Polres Sarolangun melakukan pembersihan sisa lumpur bekas banjir di Masjid Jami' Desa Pulau Pandan Kecamatan Limun.

Mereka bersama dengan warga menggunakan alat pembersih lantai untuk membuang sisa lumpur yang ada di dalam maupun luar masjid.

Kepada warga, Bhabinkamtibmas Polsek Limun mengimbau untuk bersama-sama menjaga dan memelihara situasi kemanan dan ketertiban di lingkungan sekitar tempat tinggal.

Seperti diketahui, hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sarolangun, sejak Rabu 26 Februari 2025 malam, membuat 2 anak sungai meluap.

BACA JUGA: 5 Rempah Alami Ini Terbukti Ampuh Membantu Turunkan Berat Badan! Sudah Coba?

BACA JUGA:Hasil Liga Inggris: West Ham Hancurkan Leicester 2-0, Gol Bunuh Diri Jadi Petaka!

Akibatnya, ratusan rumah warga terendam. Tak hanya itu, Polsek Limun pun ikut terkena sasaran banjir yang sempat setinggi 1 meter lebih itu.

Terlihat, ratusan rumah warga di Pulau Pandan, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, sejak Kamis 27 Februari 2025 terendam banjir.

Tak hanya itu, akses jalan menuju Kecamatan Cermin Nan Gedang dan Batang Asai juga sempat terganggu.

Kategori :