Jangan Sampai Sakit! Begini Cara Sehat Menikmati Hidangan Lebaran

Jangan Sampai Sakit! Begini Cara Sehat Menikmati Hidangan Lebaran

Ilustrasi makanan saat lebaran-freefik-

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Saat perayaan Idul Fitri, berbagai hidangan lezat berbasis santan dan minim serat seringkali menjadi menu utama di meja makan. Namun, menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr. Faisal Parlindungan, Sp.PD, pola konsumsi ini berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan seperti hipertensi, diare, serta lonjakan kolesterol.

Dalam keterangannya, dr. Faisal menjelaskan bahwa konsumsi berlebihan makanan bersantan dapat meningkatkan kadar lemak jenuh dalam tubuh. Akibatnya, risiko tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol yang melonjak menjadi lebih besar. Selain itu, kurangnya serat dalam menu Lebaran bisa mengganggu sistem pencernaan, menyebabkan sembelit atau bahkan diare.

“Kebanyakan makanan Lebaran tinggi lemak dan rendah serat. Ini bisa memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari hipertensi hingga gangguan pencernaan,” ujar dr. Faisal.

BACA JUGA:5 Tempat Wisata di Padang untuk Jalan-jalan Saat Libur Lebaran

BACA JUGA:Kabar Duka, Aktor Legendaris Ray Sahetapy Meninggal Dunia

Agar tetap sehat selama perayaan Idul Fitri, dr. Faisal merekomendasikan beberapa strategi berikut:

1. Batasi Konsumsi Makanan Bersantan

Mengurangi porsi makanan bersantan atau menggantinya dengan kuah bening bisa menjadi pilihan yang lebih sehat. makanan bersantan sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah kecil agar tidak membebani sistem pencernaan.

2. Perbanyak Serat dari Sayur dan Buah

Konsumsi sayuran dan buah yang kaya serat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, memperlancar pencernaan, serta menjaga keseimbangan metabolisme tubuh.

3. Pilih Metode Masak yang Sehat

BACA JUGA:Ruben Onsu Resmi Mualaf, Ungkap Harapan Istiqamah dan Minta Maaf di Hari Lebaran

BACA JUGA:Mudik Lebaran 2025 Disebut Terlancar Sejak Tahun 2000, Ini Kunci Suksesnya

Cara memasak juga berperan penting dalam menjaga kesehatan. Mengolah makanan dengan cara dipanggang, dikukus, atau direbus lebih dianjurkan dibandingkan dengan menggoreng, karena dapat mengurangi kandungan lemak berlebih.

4. Hindari Memanaskan Makanan Bersantan Berulang Kali

Memanaskan makanan bersantan berulang kali bisa meningkatkan kadar lemak jenuh, yang berisiko bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Oleh karena itu, makanan sebaiknya dikonsumsi dalam kondisi segar.

5. Kurangi Garam dan MSG

Asupan garam dan penyedap rasa yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah melonjak. Dr. Faisal menyarankan untuk mengontrol konsumsi bahan-bahan ini agar tetap dalam batas aman.

BACA JUGA:Raih Pahala Puasa Setahun Penuh, Ini Keutamaan dan Niat Puasa Sunah Syawal 1446 H

BACA JUGA:Pabrik Gula Rilis Dua Versi, Uncut Hadirkan Pengalaman Horor Lebih Intens

6. Batasi Makanan Pedas dan Asam

Makanan yang terlalu pedas atau asam bisa mengiritasi lambung dan meningkatkan risiko diare. Oleh karena itu, sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

7. Perbanyak Minum Air Putih

Mengonsumsi air dalam jumlah cukup sangat penting untuk menghindari dehidrasi, terutama setelah sebulan penuh berpuasa. Air putih juga membantu melancarkan metabolisme dan membuang racun dari tubuh.

8.  Konsumsi Makanan Fermentasi

Produk fermentasi seperti yoghurt dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di saluran pencernaan, yang bermanfaat dalam menurunkan kolesterol dan menjaga kesehatan usus.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, masyarakat dapat menikmati hidangan Lebaran tanpa perlu khawatir akan risiko kesehatan yang mengintai. Tetaplah menjaga pola makan seimbang agar kesehatan tetap optimal selama merayakan Idul Fitri bersama keluarga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: