Siap-siap! Korlantas Prediksi Arus Balik Lebaran 2025 Mulai Kamis, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

Siap-siap! Korlantas Prediksi Arus Balik Lebaran 2025 Mulai Kamis, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

Ilustrasi. Arus balik lebaran 2025 dimulai hari ini.-ist/jambi-independent.co.id-pixabay.com

JAKARTA, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 akan dimulai pada hari ini, Kamis, 3 April 2025. 

Prediksi ini didasarkan pada hasil rapat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dan satuan wilayah di seluruh Indonesia.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Korlantas Polri, Aris Syahbudin, menyatakan bahwa Kamis besok akan terjadi peningkatan signifikan arus balik menuju wilayah masing-masing, terutama Jakarta.

"Ini menjadi atensi khusus karena kalau arus mudik di mana dari Jakarta itu menyebar ke seluruh daerah, tapi kalau arus balik ini semuanya menuju Jakarta. Baik dari arah timur, dari arah selatan, maupun dari arah barat," kata Aris di Jakarta, Rabu 2 April 2025.

BACA JUGA:Buruan Klaim! Kode Redeem Moblie Legends 3 April 2025: Hadiah Gratis Menanti

BACA JUGA:Hasil Copa del Rey: Barcelona Singkirkan Atletico Madrid 1-0, Final El Clasico Menanti

Rekayasa Lalu Lintas Mulai Diterapkan

Untuk mengantisipasi lonjakan arus balik, Korlantas Polri akan mulai menerapkan rekayasa lalu lintas di jalur Jakarta-Cikampek.

Rekayasa ini akan membalik arah lalu lintas, yang biasanya menuju timur (Jawa Tengah) atau Bandung, menjadi menuju Jakarta.

"Mulai besok kita akan melakukan kegiatan rekayasa di jalur Jakarta-Cikampek itu yang biasanya kita mengarah ke timur atau ke arah Jawa Tengah dan ke arah Bandung ini kita balik menuju arah Jakarta ya mulai kita pasang," imbuh Aris.

Korlantas Polri juga akan menerapkan rekayasa satu arah (one way) lokal mulai dari KM 188 Palimanan.

BACA JUGA:Coppa Italia: AC Milan Tahan Imbang Inter 1-1, Laga Leg Kedua di Kandang Inter Jadi Penentu

BACA JUGA:Suka Begadang karena Main Ponsel? Ini Dampak Serius yang Mengancam Kesehatanmu!

Diharapkan, rekayasa ini dapat menarik minat pemudik dari Cirebon, Kuningan, dan sekitarnya untuk memanfaatkan jalur ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: