JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Mengontrol tensi darah atau tekanan darah merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh, terutama untuk mencegah penyakit jantung, stroke, atau kerusakan organ lainnya.
Tekanan darah yang terlalu tinggi atau rendah dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Oleh karena itu, menjaga tekanan darah dalam rentang normal sangat krusial untuk kualitas hidup yang lebih baik.
Tekanan darah adalah kekuatan yang diberikan darah terhadap dinding pembuluh darah saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh.
Tekanan darah diukur dalam dua angka: sistolik (angka atas) yang menunjukkan tekanan darah saat jantung berkontraksi, dan diastolik (angka bawah) yang mengukur tekanan darah saat jantung beristirahat di antara detak.
Tekanan darah normal berkisar antara 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg. Angka lebih tinggi dari itu bisa menandakan hipertensi atau tekanan darah tinggi.
BACA JUGA:Masih Mengingat Mantan: Dampak Bagi Kesehatan Mental Anda
BACA JUGA:Napoli Kembali Kuasai Puncak Serie A Setelah Tundukkan AS Roma 1-0
Tekanan darah tinggi atau hipertensi sering kali terjadi tanpa gejala yang jelas. Namun, beberapa faktor yang bisa menyebabkan hipertensi antara lain:
1. Pola makan yang tidak sehat: Mengonsumsi terlalu banyak garam, makanan olahan, atau berlemak dapat meningkatkan tekanan darah.
2. Kurang aktivitas fisik: Gaya hidup yang kurang gerak dapat meningkatkan risiko hipertensi.
3. Obesitas: Berat badan berlebih dapat meningkatkan beban pada jantung dan pembuluh darah.
4. Stres: Stres kronis dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah.
5. Merokok dan alkohol: Kedua kebiasaan ini dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah.
6. Riwayat keluarga: Jika keluarga memiliki riwayat hipertensi, risiko Anda untuk mengalaminya juga lebih tinggi.
Menjaga tekanan darah tetap stabil penting untuk mencegah penyakit serius. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda terapkan untuk mengontrol tensi darah: