Ternyata Es Teh Dapat Bekukan Lemak Mitos, Cek Faktanya
Minum es teh -freepik.com/jambi-independent.co.id-Freepik
Penyebab stroke dan penyakit jantung lebih kompleks dan melibatkan banyak faktor lain seperti gaya hidup, diet, dan faktor genetik.
3. Mitos: Minum Es Teh Setelah Makan Mengganggu Proses Pencernaan
Beberapa orang percaya bahwa minum es teh setelah makan akan mengganggu proses pencernaan dengan mendinginkan lambung dan mencegah pemecahan makanan dengan baik.
Fakta: Ini juga adalah mitos. Meskipun minum es teh setelah makan bisa memberikan sensasi pendingin di lambung, tubuh memiliki kemampuan untuk menyesuaikan suhu dengan cepat sehingga proses pencernaan tetap berjalan normal.
Makanan yang masuk ke lambung tetap akan dicerna dan diproses dengan baik, terlepas dari suhu minuman yang Anda konsumsi.
BACA JUGA:Ketua Kadin Jateng Nilai Pasangan Prabowo-Gibran Punya Visi Misi Ciptakan Pengusaha Muda
BACA JUGA:Wow! Ini 5 Keberuntungan Shio Ular di Bulan Desember 2023, Salah Satunya Keuangan Lancar
Minum es teh setelah makan tidak berbahaya bagi kesehatan.
Mitos yang menyatakan bahwa minum es teh dapat membekukan lemak, membekukan darah, atau mengganggu proses pencernaan tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat. Proses pencernaan tetap berjalan normal tanpa dipengaruhi oleh suhu minuman yang Anda minum.
BACA JUGA:5 Zodiak yang Diam-diam Punya Banyak Rencana untuk Masa Depan, Anti Koar-Koar
BACA JUGA:Gemes! Ini 5 Zodiak Paling Romantis yang Pandai Membuat Pasangan Bahagia, Ada Leo dan Taurus Nih
Bagi sebagian orang, minum es teh setelah makan justru memberikan sensasi menyegarkan dan bisa menjadi pilihan yang menyenangkan, terutama di cuaca panas.
Namun, seperti segala hal dalam pola makan, selalu disarankan untuk mengonsumsi minuman dengan secukupnya dan seimbang.
Selain itu, penting untuk mempertimbangkan kondisi kesehatan pribadi dan batasan tertentu yang mungkin dimiliki seseorang sebelum mengambil keputusan tentang minuman yang akan dikonsumsi setelah makan.
Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis atau ahli gizi jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran khusus terkait pola makan dan kesehatan Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: