Tantangan Wali Kota Baru, Beragam Permasalahan Kota Jambi

Tantangan Wali Kota Baru, Beragam Permasalahan Kota Jambi

Dr Noviardi Ferzi-ist/jambi-independent.co.id-

Hal yang terpenting untuk PAD ini adalah menghindari kebocoran kebocoran yang terjadi di penerimaan pajak dengan pengawasan yang optimal. Contoh : retribusi karcis parkir, retribusi

pedagang yang diambil. Termasuk membuka spot” baru dalam menumbuhkan perekonomian daerah. (contoh : JCC diaktifkan)

BACA JUGA:PLN UID S2JB Ajak Masyarakat Amankan Token Listrik, Dukung Kenyamanan Ibadah Ramadhan

BACA JUGA:Terbaru dari Honda PCX160, Tetap Terkoneksi dan Bebas Ribet dengan Honda RoadSync

Upaya-upaya inovatif dalam hal Digitalisasi pajak daerah (Contoh pembayaran PBB melalui aplikasi mobile dan parkir mobile.

Menumbuh kembangkan pendapatan daerah tanpa membebankan masyarakat Kota Jambi. Mendorong investor masuk ke kota jambi. Undang undang no. 1 thun 2022 tentang pembagian keuangan daerah.

Di mana proporsi kewenangan itu diberikan oleh Kabupaten/Kota dari Provinsi (Contoh : Pajak Kendaraan Bermotor).

Soal, rasionalisasi anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi sendiri telah mengambil langkah efisiensi anggaran besar-besaran dengan memangkas Rp 44 miliar dari berbagai pos belanja.

BACA JUGA: Polresta Jambi Gagalkan Penjualan 10 Kg Sisik Trenggiling, 3 Pelaku Diamankan

BACA JUGA:Pastikan Kondisi Warga, Kapolresta Jambi Terjun ke Lokasi Banjir di Kenali Asam Bawah

Langkah ini belum menjamin pengelolaan keuangan daerah lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada program prioritas yang benar-benar berdampak bagi masyarakat.

Karena, bukan saja jumlahnya yang hanya Rp44 miliar atau kurang dari 5 persen dari APBD, tetapi juga tak menyentuh belanja kepala daerah yang baru terpilih. 

Belum lagi belanja lain di OPD. Idealnya, jika bicara efisiensi Walikota berani melakukan pemotongan minimal 20 persen dari APBD. Untuk kemudian dialokasikan untuk memelihara jalan dan penanggulangan banjir.

Selain masalah anggaran, pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah kota adalah masalah banjir. Bukan rahasia lagi, jika Kota Jambi sangat rentan akan banjir.

BACA JUGA:Sidak ke Kantor Dinas Pendidikan Tebo, Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi Kecewa, Kehadiran ASN Cuma 10 Persen

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: