Gubernur Sumsel Murka Gegara Konten Rendang Willie Salim: Palembang Jangan Dirusak!

Gubernur Sumsel Murka Gegara Konten Rendang Willie Salim: Palembang Jangan Dirusak!

Gubernur Sumsel, Herman Deru-ist/jambi-independent.co.id-

PALEMBANG, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, meluapkan amarahnya terkait konten video viral yang dibuat oleh konten kreator Willie Salim. Video yang

mengangkat isu hilangnya 200 kilogram daging rendang di Benteng Kuto Besak (BKB) tersebut dinilai mencoreng citra Kota Palembang.

"Saya marah sekali dengan konten itu. Memang dia sengaja membuat isu agar bisa direbut orang. Setelah itu, kita malah dicemarkan nama baiknya," tegas Herman Deru usai meresmikan Rumah Makan Seafood Demang, Minggu 23 Maret 2025.

Deru menilai konten tersebut tidak memberikan dampak positif bagi masyarakat dan justru merusak nama baik Palembang.

BACA JUGA:Hati-Hati! Salah Makan Saat Lebaran Bisa Picu Lonjakan Gula Darah, Begini Cara Menghindarinya

BACA JUGA:Kulit Sensitif? Wajib Coba Perawatan Ini Agar Wajah Tetap Sehat dan Bercahaya Saat Lebaran!

"Kalau ada anak-anak yang belum cukup umur menonton, mereka bisa menganggap ini sebagai hal yang benar," tambahnya.

Gubernur Deru menduga video tersebut hanyalah rekayasa Willie Salim untuk mencari keuntungan pribadi. "Itu memang pekerjaan dia (Willie), mencari keuntungan dari hal-hal seperti itu," ujarnya.

Ia menilai konten tersebut telah memalukan masyarakat Palembang dan menjadi bahan olok-olok di luar daerah.

Meskipun memahami reaksi masyarakat Palembang yang mungkin kurang tepat, Deru tetap menyayangkan konten tersebut.

BACA JUGA:Rapat Paripurna DPRD: Wali Kota Jambi Paparkan Kinerja dan Capaian Pembangunan

BACA JUGA:7 Penyebab Kedutan Mata Kiri Atas Menurut Medis

"Kita dipermalukan, tapi kalau saya tidak tahu konteksnya, saya tidak akan menyalahkan saudara kita yang mengambil (rendang). Memang dipancing," jelasnya.

Deru menegaskan bahwa ia tidak rela nama baik Palembang dirusak oleh konten negatif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: