Lebat dan Gelap

Tulisan tentang perjalanan libur lebaran 2025.-ANTARA-
Hujan besar dan cuaca gelap berlangsung hingga km 190. Selepasnya hanya gerimis. Tapi cuaca tetap gelap. Memasuki km 240 gerimis reda. Cuaca pun agak terang. Kondisi demikian berlangsung hingga kami keluar via gerbang tol Brexit di km 270.
Kondisi lalu lintas demikian berulang saat kami balik ke Jakarta pada hari ketiga lebaran. Area terjadinya dan waktunya hujan lebat sama dengan hari saat kami mudik. Bahkan cuaca har itu lebih gelap.
BACA JUGA:Tarif Trump Picu Lonjakan Harga Emas, Diprediksi Tembus 3.200 Dolar AS!
BACA JUGA:Cek! Ini Harga Sembako di Kota Jambi Pasca Lebaran 2025
Perjalanan mudik agak horor itu berbeda dengan moment yang sama pada dua kali lebaran sebelumnya. Saat itu, meski hari pertama lebaran, arus kendaraan cukup padat.
"Ternyata banyak yang kecele kayak saya, mudik usai sholat Ied agar lalu lintas lapang, eh… ternyata padat kendaraan juga," gumam saya, saat itu.
Sejak memasuki gerbang tol Pondok Ranji di Ciputat Timur kepadatan lalu lintas mulai terasa. Mendekati tol lingkar luar Jakarta kendaraan makin padat. Laju mobil merayap.
Sekitar 25 km/jam. Memasuki km 70 tol Japek (Jakarta-Cikampek), setelah melewati tol arah ke Bandung, kepadatan mobil agak berkurang. Laju kendaraan bisa rata-rata 40 km/jam.
BACA JUGA:Tawuran di Tanjab Barat Pakai Pistol Mainan, Polisi Amankan 10 Pelaku
BACA JUGA:PSU Bungo, Ini Persiapan Pasangan Jumiwan Aguza dan Maidani
Selain lebih padat kendaraan, arus mudik lebaran tahun kemarin juga kerap macet. Itu terjadi tiap kali melewati rest area. "Muntahan" parkiran mobil tiap rest area bikin macet.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: